Real estate agent

Investment Science: 7 Reasons Not To Sell Your Home without an Agent

topik: Investasi penulis:

Editor’s note: This one is for you, expat friends in Indonesia 🙂 For Bahasa Indonesia version, click here

Selling a house on your own is commonly called FSBO or for sale by owner. It is a way of saving money because agents charge commissions of up to five percent of the total home value. Although it may seem easy and a money-saving technique, you might want to think again.

If you happen to own investment properties in Depok, West Java, here are seven things to consider before you decide on selling home in Depok on real estate websites like Rumah.

Emotional Selling

Selling your house is an emotional process and acquiring the services of an agent to carry out the process is a wise idea. You would like to keep a memory of the house, which can impact your asking price. To prevent that to happen, the agent will prevent mistakes such as overpricing and refusal to counter low offer because you are afraid of giving in too easily.

A Realtor will follow-up without showing any sense of desperation or eagerness. Agents can also take rejection and put a positive spin on the feedback without affecting your relationship with potential buyers.

Selling a House Is Not Your Full-Time Job

Before you decide to sell a home on your own, Investopedia experts believe that you have to ask yourself several questions. Can you excuse yourself at work every time a potential buyer gives a call? Can you go back home from an important meeting when someone wants to see the house?

By the end of the day, we would love to use professional service as we continue with our regular businesses. You cannot risk missing a potential buyer because you did not pick a call while in a meeting. Agents will respond to all calls and will be available to take the buyer to the house.

Limited Network

Agents have a larger network since they have been in business for a long time. Agents have ample experience on how to handle different clients and they will provide better service.

Without an agent, you’ll have less buyer, and a smaller pool of buyer translates to low demand for your property hence you will have to wait longer before selling the house. On the other hand, agents have a large pool and will contact many potential buyers within a short period.

Subject To Needless Showings

An agent has the necessary skills to determine if the people who want to view the property are really interested in it. When you plan to sell the house on your own you will not have the experience to filter these people. You will a subject of regular showings that do not end up in any sale.

The agents, on the other hand, will post the property on relevant websites that will drive potential buyers to the site. You would like the sale to be hassle free and prevent the irrelevant showings. A Realtor will ask the right questions and determine the qualification, motivation, and seriousness of the prospect.

Negotiating a Sale Can Be Tricky and Often Awkward

Even if you boast of having sales experience you do not have specialized training and experience negotiating a house sale. The buyer’s agent has all the necessary skills so there’s a high chance he or she will win the negotiation and you will get more money.

An experienced selling agent has the experience and better-negotiating skills. Not only are you inexperienced but there’s also a high chance you will be emotional during the process and may end up being irrational.

You Cannot See What’s Wrong With the House

Agents are experts who make homes sell on a daily basis. They can walk with you around the house and point out the changes that are required for the house to sell quickly. They can identify flaws that you are oblivious because you see them every day.

Agents will help you improve on the feedback that you get from clients and what you should do to improve the chances of the house selling faster. Anyone selling a house should consult the services of an interior designer to assess the current situation and make the house more appealing for buyers.

Risk of Litigation

There is a lot of legal paperwork involved during the sale and it needs to be completed perfectly by an expert in the field. One important area in the paperwork is the seller’s disclosures, the seller of the house or real estate can disclose any material that affects the desirability or the value of the property as per the Indonesia real estate law. You can be held liable for negligence, fraud, or breach of contract if you are unable to disclose the items properly, the issue whether the fact is a material varies from region to region. Unless you are a real estate attorney, devolve the duties to an estate agent.

Conclusion

Think about hiring an agent when you plan to sell your home as it is one of the most important transaction. With the help of an agent, you can save time and money, in addition to getting the best exposure and suggestions to sell your property quickly.


Versi Bahasa Indonesia

Jual beli rumah

Ilmu Investasi: 7 Alasan Untuk Tidak Menjual Rumah Anda Tanpa Seorang Agen

Di Indonesia, menjual rumah sendiri biasanya disebut “Dijual tanpa perantara.” Ini adalah satu cara untuk menghemat uang karena agen penjualan real estat di Indonesia biasanya mengenakan komisi sebesar dua sampai tiga persen dari nilai rumah. Walaupun kelihatannya mudah dan suatu teknik penghematan yang baik, anda mungkin sebaiknya berpikir kembali.

Jika anda memiliki properti investasi di daerah Depok, Jawa Barat, berikut adalah tujuh hal yang anda perlu pertimbangkan sebelum anda menjual properti anda di situs real estate seperti Rumah.

Penjualan rumah melibatkan emosi

Menjual rumah anda adalah suatu proses yang emosional. Karena itu, memakai jasa seorang agen real estat untuk membantu anda adalah ide yang bijaksana. Anda mungkin ingin menyimpan kenangan-kenangan anda tentang rumah tersebut, yang akan mempengaruhi harga jual yang anda minta. Seorang agen akan mencegah kesalahan-kesalahan seperti harga jual yang terlalu tinggi dan menolak untuk mempertimbangkan tawaran pembeli yang rendah karena anda takut untuk menjual rumah anda terlalu mudah.

Seorang agen real estate akan menindak-lanjuti tawaran-tawaran calon pembeli secara lebih obyektif. Selain itu, agen tersebut juga dapat menerima penolakan and mengajukan hal-hal positif dalam usahanya untuk meraih deal – tanpa mempengaruhi hubungan anda dengan calon pembeli.

Menjual rumah bukanlah pekerjaan utama anda

Para ahli percaya bahwa sebelum anda menjual rumah sendiri, anda sebaiknya menanyakan beberapa pertanyaan ke diri anda sendiri: Apakah anda bisa menerima telepon calon pembeli ketika anda sedang bekerja di kantor? Apakah anda bisa langsung pulang ke rumah ketika ada calon pembeli yang berminat melihat rumah anda?

Pada akhirnya, jasa professional memberikan solusi yang lebih baik, yang memungkinkan kita untuk melakukan pekerjaan kita tanpa terganggu. Anda tentu tidak ingin kehilangan calon pembeli properti anda hanya karena anda tidak dapat mengangkat telepon anda pada saat meeting, bukan? Agen dapat membantu anda untuk merespon semua panggilan telepon dan selalu ada untuk membawa calon pembeli ke rumah anda.

Jaringan anda terbatas

Agen-agen memiliki jaringan yang luas. Mereka dapat mencarikan calon pembeli untuk anda dengan mudah. Mereka juga punya banyak pengalaman dalah hal menghadapi calon pembeli yang berbeda-beda, dan mereka dapat menyediakan layanan yang lebih baik.

Tanpa agen, anda daftar calon pembeli anda terbatas. Jumlah yang terbatas berarti tidak cukup banyak permintaan atas properti anda; karena itu, anda harus menunggu lebih lama lagi sebelum menjual rumah anda. Disisi lain, agen properti memiliki daftar calon pembeli yang panjang dan dapat meghubungi banyak orang dengan cepat dan mudah.

Resiko dikunjungi calon pembeli yang tidak sesuai

Agen properti memiliki kemampuan untuk menentukan apakah calon pembeli benar-benar berminat atas properti anda. Ketika anda berencana untuk menjual rumah anda sendiri, anda mungkin tidak memiliki pengalaman sebesar itu. Anda mungkin akan selalu dikunjungi calon pembeli yang pada akhirnya tidak akan berujung kepada penjualan.

Tidak seperti anda, agen properti akan mempromosikan properti anda ke situs-situs real estat yang akan membantu dalam mendatangkan calon pembeli yang benar-benar sesuai. Seorang agen real estate akan menanyakan pertanyaan yang tepat dan menetukan kualifikasi, motivasi dan keseriusan dari calon pembeli.

Negosiasi harga bisa menjadi sesuatu yang sulit

Bahkan jika anda memiliki pengalaman di bidang penjualan, anda tidak memiliki kemampuan dan menerima pelatihan secara khusus dalam bernegosiasi. Agen memiliki kemampuan yang diperlukan sehingga dia akan dapat memenangkan negosiasi dan pada akhirnya menjual properti anda di harga yang lebih tinggi.

Bagaimana dengan anda? Anda bisa saja bernegosiasi dengan baik, tapi karena kurangnya pengalaman anda mungkin akan menjadi emosional dan pada akhirnya menjadi irasional.

Anda tidak dapat melihat apa yang salah dengan rumah anda

Agen real estat adalah para ahli yang menjual properti-proeperti setiap hari. Mereka tahu apa yang kurang di properti anda, sehingga dapat menyarankan perubahan-perubahan apa yang dapat membantu rumah anda untuk terjual dengan cepat.

Agen real estate juga dapat membantu anda untuk menyaring masukan yang diterima dari calon pembeli, memberi saran kepada anda mengenai apa yang dapat diperbaiki untuk menjual rumah anda dengan cepat. Agen tersebut juga dapat menghubungkan anda dengan desainer interior yang dapat membantu anda untuk merapikan rumah anda sehingga menjadi lebih menarik untuk calon pembeli.

Resiko litigasi

Ada banyak dokumen yang terlibat dalam penjualan rumah, dan dokumen-dokumen tersebut harus dilengkapi dengan baik – sebaiknya oleh seseorang yang ahli dibidangnya.

Satu dokumen yang penting adalah Pernyataan Penjual. Anda sebagai penjual dapat menunjukkan hal-hal apa saja yang dapat mempengaruhi nilai properti, seperti apa yang dicantumkan dalam hukum properti di Indonesia. Jika anda tidak hati-hati, anda dapat dianggap bertanggung-jawab untuk kelalaian, penipuan dan pelanggaran kontrak.

Kecuali anda adalah ahli hukum real estat, sebaiknya anda menyerahkan tugas tersebut diatas kepada seorang agen real estat.

Kesimpulan

Pertimbangkan untuk menyewa seorang agen properti ketika anda ingin menjual rumah, karena transaksi jual-beli rumah adalah sesuatu yang penting. Dengan bantuan agen, anda dapat menghemat waktu dan uang. Selain itu properti anda juga dapat dipasarkan dengan lebih baik sehingga anda dapat menjual properti tesebut dengan lebih cepat.

Gabung milis kami!

Gabung ke milis kami untuk menerima tips bisnis mingguan.

Terima kasih - mohon dicek email inbox anda untuk mengkonfirmasi pendaftaran

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

*