Kerja keras

Jika Anda Tak Bisa Melakukan Yang Seharusnya Dilakukan, Anda Akan Bangkrut

topik: Pengembangan Diri penulis:

Kadang cara terbaik untuk mengetahui apakah bisnis anda akan sukses atau tidak adalah dari pertanyaan-pertanyaan yang anda ajukan kepada orang lain atau diri anda sendiri ketika mencari sebuah jawaban atas permasalahan.

Saya membaca banyak pertanyaan di Quora, Yahoo! Answers dan beberapa situs tanya jawab lain, menanyakan hal-hal paling sederhana mengenai kewirausahaan – seperti: Saya memiliki ide bagus, bagaimana cara menemukan orang untuk membantu saya menjalankannya? Bagaimana caranya mencari ide bisnis? Bagaimana cara saya mencari modal? Dll, dsb.

Bukannya pertanyaan-pertanyaan itu tidak penting, tapi dengan teknologi yang ada sekarang, anda bisa mencari tahu tentang apa saja.  Contohnya? Google.

Anda punya Google di ujung jari anda – dalam arti sebenarnya. Gunakan saja salah satu alat yang anda miliki dan mulai googling. Itu saja. Tetapi, beberapa orang tetap bertanya untuk berbagai alasan – contoh : “Saya punya situs web. Bagaimana mempromosikannya?” “Saya punya toko. Bagaimana mendapatkan pelanggan” “Saya pekerja lepas. Bagaimana supaya saya mendapat pekerjaan?” “Saya memiliki ide aplikasi yang bagus. Bagaimana cara menemukan pengembang untuk aplikasi?”

Pertanyaan-pertanyaan itu masuk akal – 3 dekade yang lalu, ketika informasi tidak mudah diakses seperti sekarang. Tetapi saat ini, badai informasi terjadi, yang artinya sangat amat mudah menemukan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan mendasar anda.

Pertanyaan yang muncul di pikiran saya:

Jika anda tidak tahu bagaimana menemukan sesuatu untuk memulai bisnis anda, lalu bagaimana cara anda bertahan dalam kompetisi bisnis yang keras, sulit dan tidak peduli apakah anda pemula atau bukan?

Rugby

Kewirausahaan itu sulit. Bahkan untuk ahlinya.

Beberapa aplikasi terbaik di luar sana telah gagal lagi dan lagi. Walaupun semua orang dalam perusahaan telah bekerja keras untuk menjalankan rencana bisnis, mereka tetap bisa bangkrut. Kenapa? Karena kewirausahaan itu sulit.

Memulai bisnis tidaklah mudah. Ada alasan mengapa kebanyakan bisnis tidak bertahan melewati 12 bulan pertama. Anda bisa memiliki anggota tim terbaik di dunia, dengan segudang pengalaman, tetapi dunia bisnis begitu kompleks, anda harus menjadi kreatif dan cepat meresponi kebutuhan pasar.

Dan, jangan lupa mengenai waktu. Selalu ada jendela kesempatan. Ketika jendelanya tertutup, anda tidak mendapat bagian dalam pasar. Ketika bisnis anda ada sebelum jendela terbuka, bisnis anda akan sulit untuk berkembang.

Bagaimana saya mengetahui hal-hal di atas? Sederhana. Saya pernah menjalaninya, dan saya tidak dapat melakukannya dengan baik – sampai sekarang pun kadang-kadang masih begitu.

Kemalasan saya menyebabkan saya kehilangan bisnis

Saya kehilangan begitu banyak kesempatan. Saya kurang berjuang melakukan banyak hal. Saya kurang ulet – kadang-kadang. Tapi satu hal yang saya tahu pasti: Anda harus tahu dasar-dasarnya sebelum anda terjun dalam permainan, dan anda perlu bekerja keras untuk segala hal. Jika tidak, anda akan kalah sebelum bermain.

Saya berinvestasi dalam dua unit waralaba. Saya kira waralaba itu mudah – ikuti saja panduannya dan anda akan sukses; itulah yang dikatakan tim pemasaran mereka. Jadi saya dengan pasif mengikuti semua yang dikatakan waralaba pusat.

Saya salah. Sangat salah.

Saya kehilangan kedua unit waralaba dan saya bangkrut. Karena saya malas. Saya malas belajar mengenai waralaba. Saya malas mencari jalan mengembangkan unit waralaba saya.

Pemalas
foto oleh dazza chazza / Flickr

Mari kita kembali ke topik awal artikel ini: Jika anda tidak mengetahui bagaimana cara menemukan apa yang penting untuk bisnis anda, bagaimana anda dapat bertahan dalam kompetisi, yang penuh dengan pengusaha kreatif bertalenta yang juga ingin mencapai hal yang sama dengan anda? Bagaimana cara anda menang dalam kompetisi, jika anda tidak dapat menyelesaikan permasalahan dasar – katakanlah, mencari hal-hal yang penting untuk bisnis anda?

Jika anda ingin info pendanaan, jangan tanya orang lain dan berharap mereka menyuapi anda. Sebaliknya, cari info lebih mengenai hal itu- cari di web, tanya kepada Badan Perdagangan, tanya teman dan keluarga untuk rekomendasi…intinya, lakukan sesuatu. Jika anda benar-benar berusaha, anda akan menemukannya – pasti.

Jika anda ingin seorang pengembang untuk rekan bisnis, carilah di forum kewirausahaan dan teknologi. Cari di Freelancer.com. Cari di forum komunitas pengusaha. Apapun. Sekali lagi, jangan menanyakan pertanyaan konyol dan berharap seseorang akan membawakan semuanya ke hadapan anda dan menyuapi anda.

Pada dasarnya – jangan malas. Jangan manja. Untuk kepentingan anda sendiri.

Sebagai kesimpulan….

Jika anda tidak suka apa yang saya katakan, saya minta maaf – tapi saya harus memberitahu anda, tidak ada tempat dalam dunia bisnis untuk orang yang tidak mau bekerja keras. Saya melakukan kesalahan yang sama, yang harus saya bayar mahal. Saya tidak ingin anda melakukan hal yang sama, kesalahan konyol yang saya lakukan di masa lalu.

Saya pernah menjadi orang yang suka mengeluh dan bermalas-malasan. Tapi saya belajar dari kegagalan di masa lalu bahwa jika ingin bertahan dalam dunia bisnis, anda harus menanyakan pertanyaan yang tepat dan mengambil tindakan yang benar.

Ingin pensiun di pantai? Lakukanlah hal-hal yang dapat membuat anda pensiun di pantai. Ingin bekerja 4 jam dalam seminggu seperti Tim Ferris? Lakukan hal-hal yang memungkinkan anda melakukan itu. Ingin bisa melakukan apa saja tanpa harus memikirkan uang? Lakukan hal-hal yang membuat anda menjadi bebas secara finansial.

Gabung milis kami!

Gabung ke milis kami untuk menerima tips bisnis mingguan.

Terima kasih - mohon dicek email inbox anda untuk mengkonfirmasi pendaftaran

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

*