Tips dan ide bisnis

Kegagalan bisnis online

3 Alasan Mengapa Banyak Bisnis Online Gagal (dan Bagaimana Cara Menghindari Kegagalan)

topik: Kewirausahaan penulis:

Saya suka bergaul di beberapa komunitas online yang fantastis, seperti Quora dan BizSugar. Satu alasan mengapa saya melakukannya adalah untuk mendapatkan wawasan dan melihat tren yang muncul – keduanya berguna untuk mendapatkan kesempatan baru dan mengembangkan bisnis online saya.

Ketika saya berkunjung ke BizSugar, perhatian saya tertuju pada satu cerita khusus yang dibagikan oleh Martin Zwilling, seorang pengusaha, investor dan guru pribadi. Cerita itu dari blog nya, dengan judul Don’t Let Your Business Be A Dead Startup Walking (Jangan biarkan bisnis anda menjadi mayat hidup).

Judul yang menarik, dan isinya jauh lebih menarik.

Martin menjelaskan alasan yang biasanya diberikan oleh bisnis yang gagal adalah kurangnya dana dan modal yang dengan cepat habis. Dia percaya bahwa alasannya lebih dari sekedar yang dua itu. Dan saya setuju dengannya.

Selagi saya membaca artikelnya, saya berpikir mengenai situs travel yang baru saya mulai sekitar pertengahan 2014.

Untuk jelasnya, situs travel itu berjalan dengan baik, tetapi perkembangannya jauh lebih lambat dari yang saya harapkan. Saya mencoba beberapa hal berbeda untuk mendorong pertumbuhannya, dan sejauh ini, dampaknya tidak terlalu terlihat.

Membaca artikel Martin, saya memutuskan untuk mencari akar masalahnya dan memperbaikinya. Sejauh ini, akar permasalahannya terletak di : Saya.

Mengevaluasi diri saya, pendiri situs tersebut, saya menemukan beberapa masalah yang mencolok. Saya memang mengharapkan belajar dalam jangka panjang, waktu saya memulai bisnis online yang ada di luar bidang saya, dan menemukan masalah secepat mungkin memberikan saya kesempatan untuk menyelesaikannya dengan cepat.

Memperbaiki
foto oleh Alfonsina Blyde / Flickr

Berikut adalah 3 masalah utama dalam menjalankan situs travel saya – dan usaha saya untuk memecahkannya.

1.Saya bermimpi di siang bolong

Dideskripsikan oleh Martin sebagai “historical myopia”, saya memang memproyeksikan kesuksesan berdasarkan kesuksesan situs perjalanan lain. Lebih buruk lagi, saya memulai situs web mengenai bidang yang saya kurang paham. Saya cenderung menggunakan kesuksesan di masa lalu – dan kesuksesan orang-orang yang saya tahu – untuk mengantisipasi kesuksesan situs perjalanan yang baru saya mulai.

Keduanya adalah kombinasi yang mematikan. Katakan saja saya pemimpi – di siang bolong.

Jika saya mau kembali ke jalur yang benar, saya harus kembali sadar, bangun dari perjalanan mimpi saya dan melihat kenyataan, menyadari bahwa cara terbaik yang bisa dilakukan untuk mulai melakukan perubahan adalah dengan penelitian dan analisa.

Saya harus segera mulai mengevaluasi apa yang dilakukan situs dan blog travel lain untuk menjadi sukses. Saya harus fokus pada apa yang dilakukan situs perjalanan lain untuk berkembang dalam bidang ini.

2.Saya, sebagai pelanggan ideal

Saya selalu bertanya pada diri saya ketika membangun sebuah bisnis web, “jika saya seorang pelanggan, apa yang saya pikirkan mengenai situs web saya?” Jelas, saya harus berhenti melakukannya dan mengubah pertanyaan saya menjadi “Apa pendapat pelanggan ideal saya mengenai situs web saya?”

Anda tahu, anda dan saya membangun bisnis web untuk melayani pasar yang kita target – untuk membantu mereka memecahkan ‘masalah’, membantu mereka menemukan apa yang dicari dengan lebih cepat – dan kita menghasilkan uang dalam proses itu.

Apa pendapat saya mengenai bisnis saya tidaklah berarti; yang berarti adalah apa pendapat pasar yang saya target mengenai bisnis saya. Dan untuk memahami itu, anda dan saya harus berusaha belajar lebih mengenai pelanggan ideal: Lakukan analisa pasar, lakukan survei dan terimalah saran dari forum dalam bidang yang berhubungan.

3.Saya gagal mengikuti perubahan pasar

Saya mengikuti ahli-ahli terbaik yang ada, tetapi saya tidak mengikuti saran dan rekomendasi mereka. Setengahnya pun tidak.

Apa anda tahu mengapa Facebook tetap menjadi salah satu tempat sosial yang berharga untuk pemasar walaupun banyak komplain diarahkan ke mereka, biasanya seputar menurunnya reach dari pos-pos di Facebook?

Satu dari ahli-ahli yang saya ikuti, Gary Vaynerchuk, telah memperingati berulang-ulang bahwa kita butuh memasarkan menggunakan taktik dan strategi yang sesuai pada saat ini – detik ini. Artinya, saya perlu melakukan pemasaran, mengadopsi strategi dan taktik yang efektif untuk melayani pasar hari ini.

Quote Gary Vaynerchuk tentang marketing

Tahun ini, saya akan berhenti menggunakan strategi pemasaran yang kuno. Bagaimana caranya? Yang pertama, saya harus berada di mana target pasar saya ada; saya harus bergaul di tempat-tempat yang dikunjungi pelanggan saya.

Untuk situs travel saya, saya harus pergi ke forum travel. Saya harus berusaha membangun komunitas di Pinterest, Twitter, dan Instagram. Tren mengatakan “pertimbangkan untuk tidak menggunakan Facebook, kecuali anda mau melakukan iklan berbayar” – jadi saya akan mengurangi pemasaran di Facebook dan mulai fokus pada 3 jaringan sosial yang saya sebutkan di atas.

Ayo kerja!

Demikanlah 3 masalah bisnis online yang saya hadapi, yang mungkin anda hadapi juga – dan cara memperbaikinya.

Jika anda memiliki saran, bagikan dengan kami. Atau, jika anda memiliki masalah yang mirip dengan saya, ceritakan apa yang ada kerjakan untuk memperbaikinya, bersama-sama, kita bisa memecahkan masalah!

Gabung milis kami!

Gabung ke milis kami untuk menerima tips bisnis mingguan.

Terima kasih - mohon dicek email inbox anda untuk mengkonfirmasi pendaftaran

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

*

Artikel terbaru dari Kewirausahaan

Gabung ke Milis kami!

Gabung ke milis kami untuk memperoleh tips bisnis mingguan.

Terima kasih - mohon dicek email inbox anda untuk mengkonfirmasi pendaftaran

Pin It on Pinterest

Kembali ke Atas